Kediri, Agustus 2026 – Bulan Agustus selalu menjadi bulan yang istimewa bagi seluruh masyarakat Indonesia. Semangat kemerdekaan terasa di berbagai penjuru negeri, tidak terkecuali di lingkungan pendidikan. Dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, MTsN 3 Kota Kediri menyelenggarakan serangkaian kegiatan perlombaan yang sarat akan nilai nasionalisme, kebersamaan, kreativitas, sportivitas, serta kecintaan terhadap budaya bangsa.
Peringatan kemerdekaan di MTsN 3 Kota Kediri tahun ini dikemas dalam rangkaian kegiatan yang tidak hanya menghadirkan keceriaan dan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Jawa. Kegiatan tersebut terbagi dalam dua rangkaian utama, yaitu perlombaan dalam upaya melestarikan budaya Jawa yang dilaksanakan pada 8 dan 10 Agustus 2026, serta puncak semarak HUT Kemerdekaan RI yang dilaksanakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Semarak Budaya Jawa di Tengah Generasi Muda
Rangkaian kegiatan diawali dengan berbagai perlombaan yang mengangkat tema pelestarian budaya Jawa. Kegiatan dilaksanakan di Aula Masjid MTsN 3 Kota Kediri pada Sabtu dan Senin, 8 dan 10 Agustus 2026, dengan melibatkan perwakilan dari masing-masing kelas.
Berbagai perlombaan disiapkan untuk memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengenal dan mengembangkan kecintaan terhadap bahasa serta budaya Jawa. Adapun perlombaan yang diselenggarakan meliputi Hafalan Pembukaan UUD 1945, Maca Bahasa Jawa, Tembang Macapat lan Dolanan, serta Dongeng Bahasa Jawa.
Lomba Hafalan Pembukaan UUD 1945 menjadi salah satu kegiatan yang memadukan semangat kebangsaan dengan kemampuan peserta didik dalam menghafalkan dan menyampaikan salah satu bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui lomba ini, siswa diajak untuk tidak hanya menghafal teks Pembukaan UUD 1945, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sementara itu, Lomba Maca Bahasa Jawa menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan membaca dan menggunakan Bahasa Jawa dengan baik. Di tengah perkembangan zaman dan semakin beragamnya penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari, kegiatan ini menjadi salah satu upaya madrasah untuk menjaga keberadaan Bahasa Jawa sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya daerah.
Kemudian, suasana semakin semarak melalui Lomba Tembang Macapat lan Dolanan. Tembang macapat dan dolanan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya Jawa yang memiliki nilai pendidikan, filosofi, serta pesan moral. Melalui perlombaan ini, peserta didik diberikan kesempatan untuk mengenal kembali kekayaan budaya yang mungkin semakin jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak kalah menarik, Lomba Dongeng Bahasa Jawa juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Melalui dongeng, siswa dapat mengembangkan kemampuan bercerita, kreativitas, ekspresi, serta keberanian tampil di hadapan orang lain dengan menggunakan Bahasa Jawa. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan kembali tradisi lisan dan cerita-cerita yang sarat dengan pesan moral kepada generasi muda.
Rangkaian lomba budaya tersebut bukan sekadar ajang untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya MTsN 3 Kota Kediri untuk menanamkan kesadaran kepada peserta didik bahwa kemajuan zaman tidak berarti harus meninggalkan budaya sendiri. Generasi muda tetap dapat berkembang dan mengikuti perubahan zaman sembari tetap mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerah.



Puncak Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Setelah rangkaian perlombaan budaya Jawa berlangsung, semarak kemerdekaan MTsN 3 Kota Kediri mencapai puncaknya pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berbeda dengan perlombaan sebelumnya yang diikuti oleh perwakilan kelas, kegiatan puncak HUT RI ini dimeriahkan oleh seluruh siswa-siswi kelas 7, 8, dan 9 MTsN 3 Kota Kediri.
Berbagai perlombaan khas perayaan kemerdekaan disiapkan untuk menciptakan suasana yang penuh keceriaan, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Sebanyak lima jenis perlombaan menjadi bagian dari kemeriahan puncak kegiatan, yaitu Estafet Kelereng, Cantol Marang, Mancing Emosi, Isi Air, dan Estafet Air.
Lomba Estafet Kelereng menguji ketelitian, keseimbangan, dan kesabaran peserta. Setiap anggota tim harus mampu menyelesaikan tantangan dengan tetap menjaga kekompakan agar dapat memberikan hasil terbaik bagi kelasnya.
Selanjutnya, terdapat lomba Cantol Marang yang menghadirkan tantangan tersendiri bagi para peserta. Permainan ini tidak hanya membutuhkan keterampilan, tetapi juga kekompakan dan strategi dalam menyelesaikan tantangan bersama.
Suasana semakin meriah dengan hadirnya lomba Mancing Emosi. Nama lombanya saja sudah mengundang rasa penasaran dan menjadi salah satu permainan yang mampu menghadirkan gelak tawa serta sorak-sorai dari para siswa. Meskipun dikemas dalam suasana santai dan menghibur, setiap permainan tetap mengajarkan pentingnya kerja sama dan sportivitas.
Lomba Isi Air dan Estafet Air juga menjadi bagian yang tidak kalah menarik. Permainan yang memanfaatkan air tersebut menghadirkan keseruan tersendiri karena peserta dituntut untuk bekerja sama dan menyusun strategi agar dapat menyelesaikan tantangan dengan baik. Dukungan dari teman-teman satu kelas membuat suasana semakin semarak dan penuh kegembiraan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MTsN 3 Kota Kediri berupaya menghadirkan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat akan nilai pendidikan. Semangat “Kemerdekaan” diharapkan dapat diwujudkan melalui semangat belajar, berkarya, berprestasi, serta menjaga persatuan dan kebersamaan di lingkungan madrasah.
Dengan semangat “Terus Melaju, Berkarya, dan Berprestasi untuk Indonesia”, keluarga besar MTsN 3 Kota Kediri turut memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan.
Dirgahayu Republik Indonesia!
Merdeka! Merdeka! Merdeka!




